"Kalau produknya adalah produk baru, perlu dipatenkan. Kalau dijual ke luar ntar (bisa) diambil orang lain," ungkap Rini di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/12/2016).
Di samping itu, Rini juga menginginkan agar kemasan dibuat lebih menarik bagi konsumen. Rini menilai banyak produk bagus yang sudah dihasilkan, akan tetapi karena kemasannya biasa saja, konsumen tidak tertarik untuk membeli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan pembiayaannya kalau tadi mau bikin 100 sekarang mau bikin 1.000 bisa saja," ujarnya.
UMKM di Indonesia memiliki peluang untuk tumbuh lebih pesat dari yang sekarang. Tidak hanya untuk tataran pasar dalam negeri, akan tetapi juga global.
"Saya rasa perlu kita terus mengumandangkan untuk kita dilakukan di seluruh pelosok indonesia sehingga UMKM itu dapat berkembang dengan pesat dan juga dapat meraih masa tingkat dunia," pungkasnya. (mkl/hns)











































