Menko Perekonomian Darmin Nasution enggan menyebutkan perihal paket kebijakan tersebut. "Ya nanti itu lah. Kalau ditulis sekarang nanti kurang menarik," kata Darmin, di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (19/12/2016).
Ia menegaskan bahwa paket kebijakan tersebut tidak terakit dengan reformasi perpajakan. Soal reformasi perpajakan itu akan dibahas di Peraturan Menteri Keuangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, menurut Darmin paket tersebut akan mendorong investasi masuk ke Indonesia.
"Di investasi kita akan meneruskan paket kebijakan, saya mungkin akan selesaikan paket ke-15 yang menjelang akhir tahun akan mempertimbagkan di akhir tahun ini atau awal-awal tahun, ini paketnya cukup penting, paket ini dikembangkan dalam rangka menarik investasi, investasi itu datang dari luar. Itu adalah motor yang kedua," kata Darmin.
(ang/ang)











































