Mendag: 48.000 Ton Daging Kerbau India Akan Masuk Januari 2017

Mendag: 48.000 Ton Daging Kerbau India Akan Masuk Januari 2017

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 20 Des 2016 16:37 WIB
Mendag: 48.000 Ton Daging Kerbau India Akan Masuk Januari 2017
Foto: detikFinance/Perum Bulog
Jakarta - Untuk mengatasi kemungkinan lonjakan harga daging di akhir 2016 dan awal 2017, termasuk saat libur Natal, pemerintah terus menambah pasokan daging domestik, salah satunya dengan mempercepat datangnya daging kerbau beku asal India.

Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, mengungkapkan akan ada pemasukan 48.000 ton daging kerbau India yang masuk di periode Desember 2016 dan Januari 2017. Impor tersebut merupakan bagian dari izin impor 70.000 ton yang diajukan Bulog pada September lalu.

"Buffalo meat (daging kerbau) sudah siap Desember sampai Januari masuk lagi 48.000 ton. Jadi tidak ada kekhawatiran, yang jadi soal itu manakala stoknya terbatas," ungkap Enggar di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, pihaknya tak mempermasalahkan berapa pun kuota izin impor daging kerbau yang diajukan Perum Bulog sebagai importir. Bahkan, izin impor Bulog sebanyak 70.000 ton daging kerbau India tak hanya terbatas sampai Desember 2016 saja sesuai dengan izin impor sebelumnya.

"Kita perpanjang lagi izin impornya sampai semester pertama 2017, sampai puasa Lebaran tahun depan. Berapa pun yang dibutuhkan, saya kasih, 100.000 pun saya kasih. Nanti ada tanda tangan Bulog dengan para distributor (daging kerbau India)," jelas Enggar. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads