Namun demikian, harga daging sapi yang stabil juga diikuti dengan kenaikan impor daging sapi beku maupun sapi bakalan hidup di 2016.
"Di 2016 ini (daging sapi) memang stabil di harga Rp 100.000/kg, rasio kecukupan (stok daging) ini ada, tapi impornya itu naik," jelas Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo, di acara Review Kebijakan Peternakan 2016, di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta, Jumat (23/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di 2016 impornya sejak bulan Mei selalu di atas tahun-tahun sebelumnya, baik 2014 maupun 2015. Bulan November saja (impor) daging sapi sudah hampir 18.000 ton, Oktober sekitar 14.000 ton. Kita lihat trennya kok terus naik," kata Sasmito.
Dia melanjutkan, berbeda dengan kondisi daging sapi, daging ayam justru semakin menunjukkan tren harga yang semakin baik meski tanpa impor.
"Kalau daging ayam ini tidak ada masalah. Volatilitas juga semakin kecil, semakin konstan, dan harganya semakin menurun," pungkas Sasmito. (hns/hns)











































