Soal Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya, Luhut: Jepang Sudah Sepakat

Soal Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya, Luhut: Jepang Sudah Sepakat

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Sabtu, 24 Des 2016 13:00 WIB
Soal Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya, Luhut: Jepang Sudah Sepakat
Foto: Dok. Menko Maritim
Jakarta - Proyek kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya juga menjadi salah satu pembicaraan yang dilakukan oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan dalam kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa waktu lalu.

Dalam media briefing yang dilaksanakan pada Jumat (23/12), Luhut mengatakan pemerintah Jepang telah sepakat untuk membangun proyek kereta api semi-cepat Jakarta-Surabaya, di mana skema kerjasama pemerintah-swasta (PPP) menjadi salah satu altenatif yang dipertimbangkan.

Ia mengatakan, berdasarkan pandangan Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, skema PPP dipilih karena nilai proyek tersebut sangat besar tetapi menurut UU, jalur kereta api adalah aset milik negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena itu, kami cari kombinasi itu agar tidak memberatkan APBN. Jepang juga sepakat dengan ini. Jadi ini tinggal finalisasi," kata Luhut dalam keterangan resminya seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Sabtu (24/12/2016).

Namun demikian, ia belum bisa mengungkapkan berapa porsi pemerintah dalam pembiayaan ini.

"Yang penting format sudah ketemu, baru kita bicara angka," tutur Luhut.

Saat ini, menurut Mantan Menkopolhukam ini, Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia telah menyelesaikan kajian awal proyek tersebut. Pemerintah juga telah memutuskan kereta api semi cepat yang menhubungkan Jakarta dan Surabaya tersebut akan menggunakan sistem listrik, bukan diesel.

"Tidak diesel, sehingga teknologi kita lebih advance ke depan. Ini sudah kami laporkan ke Presiden," pungkasnya. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads