Mentan: Produksi Kentang RI 1,2 Juta Ton, Impor Hanya 29.000 Ton/Tahun

Mentan: Produksi Kentang RI 1,2 Juta Ton, Impor Hanya 29.000 Ton/Tahun

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 27 Des 2016 17:51 WIB
Mentan: Produksi Kentang RI 1,2 Juta Ton, Impor Hanya 29.000 Ton/Tahun
Foto: Muhammad Idris
Banjarnegara - Meski punya banyak sentra produksi kentang di sejumlah daerah, setiap tahun Indonesia masih rutin mengimpor kentang. Impor paling besar yakni kentang jenis atlantik yang diperuntukkan untuk industri makanan.

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengungkapkan bahwa impor kentang masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan produksi di dalam negeri yang mencapai 1,2 juta ton setahun. Menurut datanya, impor kentang hanya 29.000 ton per tahun.

"Impor kentang hanya 29.000 ton di 2016, itu kecil sekali. Ada ahli benih, nanti saya siapkan (bantu pembenihan kentang)," jelas Amran saat kunjungan kerjanya ke sentra kentang Dataran Tinggi Dieng di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (27/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, lanjutnya, impor kentang selama ini juga lebih banyak untuk bahan baku industri, yakni kentang varietas atlantik yang dipakai untuk keripik kentang dan french fries (kentang goreng).

"Itu kan 29.000 ton buat industri khusus antlantik. Kalau kita bisa produksi sendiri kita tutup (impor)," ujar Amran.

Menurut dia, harga kentang saat ini sudah dianggap cukup baik. Dirinya meminta petani kentang tak mudah terprovokasi seperti melakukan demo terkait isu kentang impor.

"Harga di pasar induk sudah naik, saya tanya sudah Rp 10.000/kg, memangnya mau (naik) lagi Rp 100.000/kg," tandas Amran. (idr/mca)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads