Namun bawang merah Solok belum banyak dikenal pasar, namanya pun tenggelam dengan pamor bawang merah Brebes.
Menurut Amran, bawang Solok perlu dilakukan branding, salah satunya dengan mengganti nama bawang Solok. Alasannya, kata dia, nama Solok mirip dengan Solo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia kemudian melemparkan pertanyaan kepada para petani bawang merah serta sejumlah pejabat yang ada di lokasi panen raya. Dia meminta pendapat apa nama yang pas untuk 'merek' bawang asal Solok itu.
"Biar nggak tertukar dengan Solo. Orang tahunya Solo. Kira-kira apa nama yang pas? Bagaimana kalau bawang Padang Solok?" tanya Amran.
Beberapa petani mengusulkan nama bawang merahnya dinamai bawang minang, petani lainnya mengusulkan bawang Sumbar.
Setelah dipertimbangkan, diungkapkan Amran, nama yang pas untuk brand bawang Solok yakni bawang merah Solok Sumbar.
"Namanya resmi ya bawang Solok Sumbar. Saya akan langsung keluarkan SK (Surat Keputusan) hari ini juga," tandas Amran. (hns/hns)











































