Perancis Usul Transaksi Minyak Dunia Gunakan Euro

Perancis Usul Transaksi Minyak Dunia Gunakan Euro

- detikFinance
Senin, 11 Apr 2005 10:37 WIB
Jakarta - Menteri Industri Perancis Patrick Devedjian mengusulkan minyak mentah diperdagangkan di pasar internasional dengan mata uang Euro, dan bukan dolar Amerika Serikat (AS). Menurutnya, mata uang Euro lebih stabil dibandingkan dolar AS."Kita berhak bersikeras agar Euro menjadi mata uang untuk transaksi minyak. Ini guna memperoleh stabilitas harga yang lebih baik," kata Devedjian dalam wawancaranya dengan Radio J, seperti dikutip XFN, Senin (11/4/2005).Devedjian menyatakan, usulan tersebut adalah sebuah sikap yang dapat didukung oleh negara-negara Eropa. "Ini adalah sikap politik yang dapat didukung Eropa. Kami menyarankan agar Eropa mendukung kebijakan ini," tegasnya.Namun begitu, Devedjian mengakui pihaknya tidak memimpikan harga minyak mentah hanya dalam Euro namun tetap transaksi itu akan dapat berlangsung dalam dolar dan mata uang lainnya.Devedjian merasa yakin spekulasi yang terjadi saat ini paling tidak US$ 15 dari harga setiap barel minyak. Minyak mentah untuk pelepasan Mei mencapai 53,32 dolar AS per barel pada akhir transaksi Jumat pekan lalu.Devedjian juga mengusulkan berbagai langkah menuju daya pandang dan manajemen stok minyak Eropa yang lebih baik guna membuat orang tak berani berspekulasi. "Negara-negara dengan stok besar agar benar-benar melakukan intervensi di pasar bila ada spekulasi yang kuat," tegasnya.Untuk mencegah spekulasi diperlukan juga yang kuat dengan negara-negara produsen sehingga investasi produktif dapat berjalan. Namun Devedjian menepis gagasan agar Perancis memberlakukan kembali pajak minyak mengambang.Dia menegaskan sistem pajak tersebut tidak efektif.Ia memperingatkan bahwa jika harga minyak tetap bertengger di atas 50 dolar per barel sepanjang 2005, harga ini akan menjadi "berita sangat buruk" bagi pertumbuhan dan lapangan kerja Perancis. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads