ADVERTISEMENT

KKP Bidik Produksi Ikan Budidaya 22,46 Juta Ton di 2017

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 29 Des 2016 19:05 WIB
Foto: Aditya Mardiastuti
Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) optimistis produksi budidaya perikanan tahun depan bisa menembus angka 22,46 juta ton atau 3 juta ton lebih banyak dari target tahun ini. Hal ini didorong dengan sejumlah program prioritas yang disiapkan oleh Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP tahun depan.

Produksi ikan budidaya yang mencapai 22 juta ton tahun depan itu nilainya diperkirakan setara dengan Rp 100 triliun. Jumlah produksi masih didominasi oleh rumput laut, dan produk perikanan seperti ikan, udang, dan kerang.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto mengatakan, peningkatan produksi ini disebabkan membaiknya kondisi perikanan budidaya saat ini. Perbaikan kondisi perikanan budidaya didorong oleh beberapa faktor, misalnya peningkatan gerakan pakan ikan mandiri, yang mendorong masyarakat berbudidaya karena ongkosnya yang murah.

"Semakin banyak orang makan ikan akan memotivasi orang berbudidaya ikan. Lalu pakan mandiri juga semakin banyak. Artinya cost untuk pakan di beberapa tempat sudah mulai menurun. Ini memotivasi orang untuk berbudidaya ikan itu," kata Slamet saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (29/12/2016).

Target tahun 2017 tersebut cukup ambisius mengingat produksi tahun ini mengalami shortfall cukup jauh. Slamet berharap kondisi cuaca akan membaik tahun depan, didukung lagi dengan berbagai program budidaya yang digalakkan KKP.

Budidaya ikan yang tahan akan kondisi perubahan cuaca juga akan diperbanyak tahun depan. Seperti lele, nila, kerang, hingga udang vaname yang memiliki potensi bagus. Adanya gerakan pakan mandiri juga membuat perikanan budidaya kembali bergairah.

"Jadi masih banyak potensi luas yang belum kita kerjakan di daerah-daerah yang belum terjamah untuk budidaya yang tahan untuk cuaca atau iklim," tandasnya. (mca/mca)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT