Bulog Gandeng Pertani untuk Pengolahan Gabah dan Beras

Bulog Gandeng Pertani untuk Pengolahan Gabah dan Beras

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 30 Des 2016 09:55 WIB
Bulog Gandeng Pertani untuk Pengolahan Gabah dan Beras
Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Perum Bulog dan PT Pertani (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk kerja sama pengolahan gabah dan beras di dalam negeri. MoU diteken langsung oleh Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti dan Direktur Utama Pertani Wahyu di Gedung Bulog pada Kamis (29/12/2016).

"Perum Bulog sebagai BUMN yang bergerak dalam usaha logistik pangan pokok mengemban tugas dari pemerintah dalam hal pengamanan harga, pengelolaan pangan pemerintah, pendistribusian beras, dan pangan pokok lainnya untuk masyarakat. Dengan adanya kerja sama ini diharapkan menjadi dasar acuan kerja sama di antara BUMN pangan dalam mendukung penyediaan Gabah/Beras dalam negeri untuk kebutuhan pasokan PSO maupun komersial," kata Djarot dalam keterangan tertulis kepada media, Jumat (30/12/2016).

Djarot mengatakan, MoU ini adalah langkah positif yang akan mendukung Bulog dan Pertani dalam upaya pengadaan dan pengolahan hasil panen petani, kerja sama jual beli dan pendistribusian komoditas gabah/beras serta komoditas pangan lainnya, dan kerjasama dalam pemanfaatan sarana-prasarana fasilitas produksi pengolahan gabah/beras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan yang sama, Wahyu menyampaikan bahwa melalui lahan binaan onfarm yang dikelolanya menargetkan produksi beras sejumlah 250.000 ton yang akan menjadi sumber pasokan bagi Bulog dalam memenuhi target pengadaan gabah/beras dalam negeri serta menjaga persediaan stok pangan nasional.

"Pertani memiliki lahan binaan penangkaran (onfarm/ budidaya lahan) sejumlah 120.000 Hektar lahan yang bisa dijadikan lahan produksi. Pertani juga mempunyai kantor cabang serta outlet di seluruh Indonesia dari Aceh sampai Papua dengan sarana-prasarana fasilitas pengolahan sejumlah 25 unit dan 65 unit dryer yang siap dioperasikan untuk produksi atau pengolahan gabah/beras, serta komoditas pangan pokok lainnya seperti jagung dan kedelai," tuturnya.

Sebagai pilot project-nya, Pertani akan segera menindaklanjuti MoU ini dengan melakukan perjanjian kerja sama untuk wilayah kerja Perum Bulog Divisi Regional DKI Jakarta dan Banten. (mca/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads