Serapan Anggaran Kementerian PUPR Capai 93%

Serapan Anggaran Kementerian PUPR Capai 93%

Dana Aditiasari - detikFinance
Sabtu, 31 Des 2016 17:55 WIB
Serapan Anggaran Kementerian PUPR Capai 93%
Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta - Perkembangan serapan anggaran Kementerian PUPR terus mendekati target jelang akhir 2016 yakni sebesar 93%.

Berdasarkan data per Kamis (29/12/2016), dari pagu efektif senilai Rp 91,211 triliun, penyerapan keuangannya mencapai 90,09 dan realisasi fisiknya 95%.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, menyatakan angka itu masih terus ada perkembangan dan berharap bisa mencapai 93-94%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut rinciannya seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (31/12/2016).

Progres Lelang Dini 2017
Total paket pembangunan yang sudah dilelang adalah sebanyak 4.716 paket dengan nilai total Rp 30,165 triliun. Rinciannya, Ditjen SDA sebanyak 2.170 paket dengan nilai Rp 8,539 triliun, dan Ditjen Bina Marga 1.472 paket dengan nilai Rp 17,305. Kemudian Ditjen Cipta Karya sebanyak 824 paket senilai Rp 2,023 triliun, dan Ditjen Penyediaan dan Pembiayaan Perumahan sebanyak 193 paket dengan nilai Rp 2,175 triliun.

Realisasi Program Sejuta Rumah 2016
Pemerintah mencatat realisasi program Sejuta Rumah hingga per 30 Desember 2016 adalah sebanyak 805.169 unit. Artinya, 194.831 unit tidak mampu direalisasikan dari target satu juta rumah per tahun. Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengatakan masih tidak tercapainya target pembangunan Sejuta Rumah untuk tahun ini ditopang oleh beberapa kendala klasik yang sering kali dihadapi pihak pemerintah maupun swasta.

Sekma Program Perumahan untuk Pekerja Informal
Kementerian PUPR menyatakan pekerja informal bisa melakukan KPR dengan uang muka yang cukup rendah. Kebijakan ini sedang disusun oleh pemerintah dan diharapkan bisa dimulai tahun depan. Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Maurin Sitorus mengatakan, skema ini disebut sebagai bantuan pembiayaan perumahan berdasarkan tabungan. Di dalam skema ini, pemerintah akan membebaskan biaya uang muka, yang dipatok 30 persen dari harga rumah.

Pembiayaan SPAM Umbulan
Proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) SPAM Umbulan mendapatkan pembiayaan proyek dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia dan PT Sarana Multi Infrastruktur sehingga proses konstruksi SPAM Umbulan, dapat dikerjakan pada 2017. Penandatangan Perjanjian Pembiayaan Proyek (financial closing) SPAM Umbulan oleh Direktur PT Indonesia Infrastructure Finance Arisudono Soerono, dan Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur.

Perbaikan Jembatan Cisomang
Progres Perbaikan
Penanganan Jembatan Cisomang di KM 100+800 Tol Cipularang yang membutuhkan waktu selama tiga bulan membutuhkan banyak keahlian. Apalagi, kerusakan jembatan tidak hanya meliputi satu pilar jembatan saja yakni di pilar nomor 2 (P2), namun juga di tiga pilar jembatan lainnya. Kementerian PUPR mengatakan terdapat indikasi kemiringan pilar arah memanjang di pilar 1, 2 dan pilar 3 dengan nilai bervariasi antara 6.1–57 sentimeter.

Antisipasi Molornya Pengerjaan
Proses perbaikan Jembatan Cisomang di Tol Cipularang, Km 100–800, Purwakarta, Jawa Barat, yang ditargetkan selesai tiga bulan, diprediksi meleset. Untuk mengantisipasinya, Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, merasa perlu membuat posko-posko terpadu yang dijaga petugas Dinas Perhubungan, TNI, Polri, masyarakat, dan petugas kesehatan. Posko-posko itu akan dibangun di sekitar Jembatan Cisomang. Sementara itu, pembangunan crisis center dilakukan Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR untuk untuk memantau kondisi Jembatan Cisomang dan kondisi arus lalu lintas selama 24 jam. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads