Surplus Neraca Perdagangan Jepang Terpangkas 1,5%

Surplus Neraca Perdagangan Jepang Terpangkas 1,5%

- detikFinance
Senin, 11 Apr 2005 13:40 WIB
Jakarta - Surplus neraca perdagangan Jepang pada Februari 2005 terpangkas akibat turunnya ekspor terutama ke Cina. Namun, sejumlah perusahaan Jepang tetap saja melakukan investasinya ke luar negeri."Surplus neraca perdagangan terpangkas 1,5 persen (year on year) pada Feburari ini menjadi 2.117,4 miliar yen (setara US$ 19,6 miliar), lebih rendah dari perkiraan pasar," kata Menteri Keuangan Jepang sebagaimana dikutip AFP, Senin (11/4/2005).Akibat hal tersebut menyebabkan pada bulan kedua tahun ini surplus menjadi turun, namun penurunan yang jauh lebih hebat terjadi pada Januari lalu yakni turun 28,2 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.Disebutkan faktor penyebab turunnya surplus neraca perdagangan Jepang adalah turunnya ekspor Jepang ke Cina akibat menurunnya kondisi perekonomian negara tirai bambu itu pada tahun ini.Kondisi perdagangan dengan Cina awalnya cukup bagus sebelum akhirnya ada aksi boikot dari asosiasi perusahaan ritel Cina yang menolak produk makanan Jepang menyusul adanya penulisan sejarah nasional Jepang yang diperuntukan untuk para siswa yang menimbulkan ketegangan.Dalam data terkini dikatakan surplus perdagangan sebesar 1.234,8 miliar Yen, ekspor tumbuh 1,4 persen menjadi 4.614,1 miliar yYen dan impor menanjak 12,6 persen menjadi 3.379,3 miliar yen. (san/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads