PUPR Rehabilitasi 18.000 Hektar Jaringan Irigasi di Sidoarjo

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Minggu, 08 Jan 2017 12:45 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Menteri Kordinator Perekonomian, Darmin Nasution melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur. Dalam kunjungannnya, Darmin berkunjung ke Bendung Pajaran di Mlirip Rowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Pada kunjungan tersebut, Darmin mengatakan, hingga saat ini banyak lahan konservasi dan lahan sawah yang dikonversi menjadi lahan perumahan dan kawasan industri seperti di kota-kota besar yakni di Tangerang, Bekasi dan Sidoarjo.

Untuk itu, Darmin berharap semua daerah se-Indonesia mematuhi peraturan perencanaan tata ruang wilayah yang telah ditetapkan.

"Kita tidak jauh dari swasembada pangan. Untuk itu, menjamin ketersediaan air menjadi sangat penting. Jaga hulu dan hilir, kendalikan alih fungsi lahan irigasi (sawah berkelanjutan)," ujar Darmin seperti dikutip dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (8/1/2017).

PUPR Rehabilitasi 18.000 Hektar Jaringan Irigasi di SidoarjoFoto: Istimewa

Dalam kesempatan yang sama, Basuki mengatakan, tahun ini dan tahun berikutnya, pemerintah telah mencanangkan program rehabilitasi irigasi Delta Brantas di Sidoarjo.

Hal ini mengingat Kabupaten Sidoarjo ditunjuk pemerintah sebagai lumbung pangan nasional, dan membutuhkan dukungan rehabilitasi jaringan irigasi sebagai pendukung infrastruktur sumber daya air.

Ini juga sesuai dengan keinginan dari pemerintah daerah Sidoarjo yang menginginkan adanya rehabilitasi irigasi Delta Brantas secara menyeluruh, dan pembangunan long storage di Sungai Kalimati yang tembus ke Kanal Porong dan ada sudetan menuju Kalimati.

Bupati Sidoarjo, SaifuI Ilah menjelaskan, untuk rehabilitasi irigasi Delta Brantas sudah diusulkan dan sekarang masuk dalam daftar pembangunan jangka panjang.

"Akan kami benahi. Untuk 22 ribu hektar lahan irigasi, 18 ribu merupakan tanggung jawab kami di pemerintah pusat. Tahun ini, pemerintah memang memprogramkan rehabilitasi," tutur Basuki. (drk/drk)