Pinjaman modal usaha rendah yang akan segera diluncurkan itu juga melayani pinjaman sampai Rp 50 juta. Dan untuk pinjaman hingga Rp 5 juta, pelaku UMKM tidak perlu pusing menyerahkan agunan untuk meminjam uang. Waktu yang ditetapkan untuk pelaku UMKM melakukan angsuran pun relatif lama, yaitu 2 tahun. Salah satu syarat mengajukan pinjaman yaitu memiliki Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK).
"Untuk mengakses intrumen pinjaman bunga rendah ini, masyarakat bisa langsung mencari informasi di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang," kata Hendrar, Senin (9/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keterbatasan modal menjadi salah satu hambatan masyarakat untuk mengembangkan usaha, sehingga pinjaman dengan bunga rendah ini menjadi salah satu solusi yang kami tawarkan ke masyarakat," jelas Hendrar.
"Harapan saya dengan berkembangnya usaha-usaha di Kota Semarang, akan ada semakin banyak lapangan kerja yang tersedia dan tidak menutup kemungkinan memacu lahirnya wirausahawan-wirausahan baru", imbuhnya.
Untuk diketahui, program Kampung Tematik merupakan salah satu cara Kota Semarang menanggulangi pemukiman kumuh. Dengan menggali potensi tema di masing-masing kampung dan memberikan anggaran, diharapkan masyarakat dapat mandiri merawat kampungnya atau bahkan meningkatkan perekonomian. (alg/wdl)











































