Namun, dengan bertambahnya ruas tol yang bisa dilalui saat mudik kali ini, kemacetan parah seperti tahun lalu diperkirakan tidak akan terjadi lagi. Hal ini dikarenakan beroperasinya tiga ruas tol secara fungsional untuk mengurangi kepadatan lalu lintas kendaraan di pintu keluar tol.
Ketiga ruas jalan tol tersebut, antara lain tol Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang dan Batang-Semarang
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, selepas pintu keluar Tol Brebes Timur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga membangun fly over di atas perlintasan kereta api sebidang. Ada 4 fly over yang akan dibangun, antara lain di Dermoleng, Klonengan-Prupuk, Kesambi, dan Kretek-Paguyangan.
"Sehingga kalau sampai Ngaliyan bapak-bapak polisi bisa merekayasa lalu lintas dengan lebih banyak pilihan. Di samping Brexit kami bikin 4 fly over yang ke arah Prupuk," jelas Menteri PUPR di proyek Tol Batang-Semarang, Batang, Senin (9/1/2017).
Pembangunan 4 fly over selepas Brebes Timur juga sudah ditandatangani kontraknya dan ditargetkan bisa digunakan saat mudik tahun ini.
"Klonengan, Dermoleng kemudian Kretek dan Kesambi ini sudah mulai bekerja sesuai investigasi. Sudah mulai itu juga sebelum mudik harus sudah selesai," tutur Basuki.
Basuki menambahkan, dengan bisa dilaluinya jalan tol hingga Semarang, maka rekayasa lalu lintas saat terjadi kepadatan bisa dilakukan dengan cepat.
"Banyak pilihan rekayasa lalu lintas yang bisa dilakukan kalau makin panjang. Dengan pengamanan yang lengkap saya kira safe untuk dilalui pemudik," tutup Basuki. (dna/dna)











































