Cabai Rawit Merah Mahal, Mentan: Aku Hanya Bisa Urut Dada

Cabai Rawit Merah Mahal, Mentan: Aku Hanya Bisa Urut Dada

Muhammad Idris - detikFinance
Rabu, 11 Jan 2017 17:33 WIB
Cabai Rawit Merah Mahal, Mentan: Aku Hanya Bisa Urut Dada
Foto: Yulida Medistiara-detikFinance
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengaku sangat dipusingkan dengan masalah lonjakan harga cabai beberapa minggu terakhir ini. Sampai hari ini, harga bahan baku utama sambal ini masih dibanderol di atas Rp 100.000/kg.

"Yang kemarin-kemarin dibahas cabai terus, aku hanya bisa urut dada. Padahal cabai yang mahal itu jenis cabai rawit. Begitu banyak cabai, tapi satu cabai jadi pembahasan," kata Amran saat kunjungan kerja di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/1/2017).

Menurutnya, melonjaknya cabai sepatutnya tak dibesar-besarkan. Cabai sendiri merupakan bagian dari 14 komoditas pangan yang diperhatikan serius pemerintah. Di sisi lain, hanya cabai jenis rawit yang dipermasalahkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita fokus pada 14 komoditas dengan yang kami handle luas lahannya 70 juta hektar dan diawasi 24 jam. Yang turun (produksi) cuma kedelai. Cabai jadi celah. Syukur enggak impor (cabai). Ya Allah ampunilah hamba-hamba yang enggak bersyukur ini," jelas Amran.

Harga cabai yang melonjak tersebut, lanjutnya, jadi sasaran pemberitaan besar-besaran di saat komoditas lain produksinya dianggap sudah naik.

"Ada sedikit celah pintu masuk (kritik) lewat cabai, itu pun hanya rawit. Tapi ini dibahas terus, pompa jantung saya," ungkap menteri asal Bone, Sulawesi Selatan ini. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads