Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto mengatakan, hingga akhir tahun ini ditargetkan progres pengerjaan LRT Jabodebek tahap I ini mencapai 40%.
"Akhir tahun ini kita kira-kira sudah sekitar 40%," katanya saat ditemui di Kantor Menko Maritim, Jakarta, Rabu (11/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adhi Karya sendiri telah menghabiskan sekitar Rp 2 triliun untuk progres pengerjaan hingga saat ini sekitar 10%.
"Tahun ini kita akan menganggarkan untuk LRT itu sekitar Rp 7 triliun. Pendanaan tahun ini bisa dari perbankan dan obligasi. Berapa-berapa komposisinya, ini masih dipelajari," tukasnya.
Sebagai informasi, Adhi Karya menerima penugasan pengembangan transportasi massal berbasis kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek. Proyek milik Kementerian Perhubungan ini sudah dimulai pembangunannya sejak 9 September 2015.
Dalam pembangunan tahap pertama, akan ada tiga rute yang terhubung, yakni Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 km, yang saat ini telah mencapai progres 17%, Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,1 km yang saat ini mencapai progres 12%, dan Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km dengam progres saat ini sekitar 2%. (dna/dna)











































