Pertemuan G7 Bahas Dampak Kenaikan Harga Minyak

Pertemuan G7 Bahas Dampak Kenaikan Harga Minyak

- detikFinance
Selasa, 12 Apr 2005 13:46 WIB
Jakarta - Pertemuan tujuh negara ekonomi maju (G7) akan membahas secara serius dampak kenaikan harga minyak terhadap ekonomi global. Sedangkan masalah kondisi nilai tukar valuta asing belum tentu akan dibahas.Rencananya para menteri keuangan negara-negara maju ini akan melakukan pertemuan di New York pada Jumat dan Sabtu pekan ini bersamaan dengan pertemuan IMF dan Bank Dunia."G7 akan mendiskusikan dampak kenaikan harga minyak pada ekonomi dunia," kata Menteri Keuangan Jepang Sadakazu Tanigaki sebagaimana dikutip dari AFP, Selasa (12/4/2005).Menurut Tanigaki, pihaknya tidak menginginkan tingginya harga minyak dunia ini akan merusah kondisi ekonomi regional dan dunia. "Kita tidak akan membiarkan tingginya harga minyak ini memberikan tekanan pada kawasan dan ekonomi dunia," ujarnya.Pada kesemoatan yang sama, Tanigaki juga mengaku belum bisa memastikan apakah dalam pertemuan G7 tersebut masalah nilai tukar mata uang dunia akan dibahas. "Saya tidak bisa memastikan apakan G7 akan mendiskusikan masalah nilai tukar valuta asing," ujarnya.    Seperti diketahui, dolar AS dalam beberapa tahun terakhir mengalami tekanan akibat kondisi neraca perdagangan dan anggaran AS yang alami defisit. Hal ini yang membuat Jepang harus melakukan intervensi menahan penguatan Yen terlalu jauh untuk melindungi pertumbuhan ekspornya.Pihak AS memperkirakan dalam pertemuan G7 kali ini negara-negara maju aku menekan Cina melakukan langkah fleksibilitas atas mata uang Yuan. Hal ini diperlukan oleh AS dan Uni Eropa untuk mengimbangi ekspor Cina yang semakin menggila.Meski Cina selama ini tidak masuk dalam kelompk G7 yang terdiri dari Inggris, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang dan AS namun kehadirannya dalam pertemuan IMF-Bank Dunia akhir pekan ini sangat dinantikan semua kalangan. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads