Pantauan detikFinance, Jumat (13/1/2017). Tiang pancang terlihat jelas di kiri jalan Simatupang arah Taman Mini dan juga arah sebaliknya atau Lebak Bulus.
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance |
Sedangkan di dalam lokasi proyek, pengerjaan sudah berdiri kokoh tiang pancang dengan girder atau balok beton. Girder ini merupakan alas bagian badan jalan yang dibuat melayang. Bisa di katakan, girder ini yang nantinya sebagai dasar jalan tol melayang (elevated).
Pengerjaan proyek Tol Depok-Antasari terbagi menjadi 2 seksi. Sesi I memiliki panjang 12 km dan membentang dari mulai Jalan Pangeran Antasari hingga Jalan Sawangan, Depok.
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance |
Seksi II memiliki panjang 9,5 km yang membentang dari Jalan Sawangan hingga Bojonggede, Kabupaten Bogor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance |
Kontraktor pelaksana pembangunan seksi I jalan tol ini adalah Kerja Sama Operasi (KSO) PT Hutama Karya yang bertanggung jawab membangun simpang susun penghubung jalan Tol Depok-Antasari dengan Tol Lingkar Luar Selatan di persimpangan depan sekolah High Scoop.
Sedangkan Waskita Karya yang bertanggung jawab membangun jalan tol layang di atas kawasan Andara, Pondok Labu, dan PT Pembangunan Perumahan (PP) yang bertanggung jawab membangun ruas jalan tol dari kawasan Andara hingga brigif.
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance |











































Foto: Hendra Kusuma-detikFinance
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance