RI Jajaki Perdagangan Bebas dengan Swiss
Selasa, 12 Apr 2005 15:30 WIB
Jakarta -
Indonesia menjajaki peluang pembentukan kawasan perdagangn bebas (FTA) dengan European Free Trade Association (EFTA) yang terdiri dari negara Swiss, Norwegia, Islandia dan Liechtenstein.Demikian dikatakan Kepala Pusat Pengembangan Pasar wilayah Eropa Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) Depdag Nus Nuyulia Ishaq di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (12/4/2005).Hubungan perdagangan antara Swiss dengan Indonesia telah terjalin sejak lama dimana pada tahun 2004 nilai ekspor ke Swiss mencapai US$ 147 juta atau meningkat 26 persen dibandingkan sebelumnya. Nilai impornya mencapai US$ 255 juta atau meningkat 15 persen.Secara umum pasar Eropa diwakiliki oleh 25 negara-negara Uni Eropa yang merupakan buyer market. Walaupun Swiss bukan merupakan negara anggota Uni Eropa dan penduduknya hanya 7 juta jiwa tetapi negara ini merupakan salah satu pasar potensial bagi produk ekspor Indonesia karena tingginya tingkat pendapatan penduduk Swiss yang mencapai US$ 32.700 per kapita pada tahun 2004 serta kedudukan Swsis dalam peringkat ke-17 negara importir di dunia.
(san/)










































