Harga Minyak US$ 51/Barel

Terendah Sejak Maret

Harga Minyak US$ 51/Barel

- detikFinance
Rabu, 13 Apr 2005 10:06 WIB
Jakarta - Harga minyak dunia mencapai posisi terendahnya sejak Maret yakni berada di harga US$ 51 per barel. Penurunan harga minyak ini menyusul kepastian OPEC menambah produksi serta adanya perkiraan permintaan minyak tahun ini mengalami penurunan.Harga minyak jenis Light Sweet di New York turun US$ 1,85 menjadi US$ 51,86 per barel. Harga ini merupakan level terendah sejak 1 Maret lalu. Sedangkan harga minyak jenis Brent North Sea di pasar London turun 85 sen dolar menjadi US$ 52,36 per barel.John Kilduff seorang analis dari broker minyak Fimat menyebutkan bahwa level support harga minyak yang ada adalah US$ 52,50 per barel yang pada akhirnya jatuh dan mengalami penurunan harga akibat adanya aksi jual, demikian dikutip dari AFP, Rabu (13/4/2005).Bahkan Kilduff memperkirakan harga minyak dunia akan bisa turun ke US$ 50 per barel menyusul adanya data terbaru kebutuhan konsumsi minyak AS serta kondisi stok minyak AS yang meningkat.Bruce Evers analis dari London menyebutkan harga minyak dunia kembali turun menyusul adanya pernyataan dari Arab Saudi yang merupakan anggota OPEC bahwa mereka siap untuk menambah kuota produksinya mulai pertengahan Mei mendatang.Pernyataan pihak Saudi ini dibenarkan oleh Presiden OPEC Sheikh Ahmed Fahd al-Sabah yang juga menteri energi Kuwait yang menyebutkan bahwa OPEC mulai bulan depan akan menaikan kuota produksinya 500.000 barel per hari untuk menurunkan harga.Sementara itu International Energy Agency merevisi perkiraan kebutuhan minyak dunia. Disebutkan kebutuhan minyak dunia pada tahun ini akan turun 50.000 barel per hari dari perkiraan semula 84,3 juta barel per hari. (san/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads