"Kalau kita perkirakan kerugian bangunan Rp 125 miliar- Rp 150 miliar," ujar Pimpinan Unit PT Pembangunan Jaya pengelola Blok 1 dan 2, Prismo Juniprianto, di Kantor Pemasaran Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat, Jumat, (20/1/2017).
Ia menyebut kerugian itu telah termasuk bangunan dan seluruh fasilitas pengelola. Misalnya infrastruktur listrik dan inventaris lainnya. "Itu sudah termasuk fasilitas, kita punya inventaris juga," kata Prismo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, total pedagang di Blok I dan II Pasar Senen sebanyak 1.600 pedagang. Di antaranya yaitu pedagang buku, percetakan dan reklame, dan pakaian bekas. "Total blok 1 dan 2 ada 1.102 kios," kata Prismo.
Dia mengatakan saat ini pihak pengelola masih berfokus pada proses pemadaman api di lokasi. Para pedagang untuk sementara akan direlokasi ke blok V. Sementara itu, pihak pengelola belum dapat memastikan apakah pasar yang saat ini terbakar akan dibangun ulang atau di revitalisasi.
"Nanti itu mau di bahas soal pembangunan ulang atau diapakan karena harus dirapatkan dengan direksi. Saat ini fokus kami untuk proses pemadaman api," kata Prismo. (mkj/mkj)











































