Dilantik Susi, Dirjen Baru KKP Janji Berantas Illegal Fishing

Dilantik Susi, Dirjen Baru KKP Janji Berantas Illegal Fishing

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 20 Jan 2017 17:50 WIB
Dilantik Susi, Dirjen Baru KKP Janji Berantas Illegal Fishing
Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance
Jakarta - Laksda Eko Djalmo Asmadi hari ini resmi menjabat Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) setelah dilantik oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Susi menekankan kepada Eko, sebagai pejabat tertinggi yang bertanggung jawab terhadap pengawasan laut dari KKP, harus menjaga integritasnya secara penuh, agar tidak terpengaruh oleh rayuan para 'pemain nakal' yang kerap mencuri kesempatan di laut Indonesia.

Eko mengatakan, dirinya akan melaksanakan seluruh kebijakan yang telah dilaksanakan oleh Susi Pudjiastuti dalam memperkuat pemberantasan illegal fishing, dan akan menjaga serta melakukan pekerjaannya sesuai SOP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kebijakannya seperti apa yang beliau sampaikan. Laksanakan pelaksanaan sesuai SOP yang dilakukan. Dan jangan ada lagi tawar menawar," katanya di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Jumat (20/1/2017).

Empat anggota TNI AL

Seperti diketahui, pada 14 Desember lalu, TNI Angkatan Laut (AL) menyatakan, bahwa empat anggotanya hilang kontak saat menjalankan tugas di Perairan Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Mereka hilang saat mengawal Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Filipina bernama Nurhana yang diperintahkan untuk bersandar di Lanal Melonguane, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara.

"Sampai kemarin itu belum ketemu, kita masih rapim di Mabes TNI. Di AL juga masih topik pembicaraan," ungkap dia.

Saat ini, kata Eko, pencarian sudah sampai ke Filipina, dan terus dilakukan pendalaman. Diharapkan akan ada kejelasan dalam waktu dekat.

"Pastinya saya akan bekerja secara optimal dengan satgas 115 di sini. Mudah-mudahan apa yang diinginkan oleh Ibu akhir 2017 ini bisa tercapai semuanya," tuturnya.

Eko sendiri mengaku belum mendapatkan tugas khusus dari Susi Pudjiastuti. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads