Direktur PT Waskita Toll Road, Herwidiakto mengatakan, saat ini progres konstruksi seksi tersebut telah mencapai 40%.
"Progres fisik saat ini 40%an. Kita target selesai fisik seksi I di akhir tahun ini, tapi mulai operasi di awal tahun depan," katanya kepada detikFinance saat dihubungi di Jakarta, Jumat (27/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai tarif tol yang akan dikenakan untuk seksi I sepanjang 15,35 km ini masih akan dihitung lebih lanjut. Hal tersebut dikarenakan perhitungan yang mengalami penyesuaian lantaran adanya penambahan scope pengerjaan.
Sebelumnya, berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), tarif golongan I untuk ruas ini adalah sebesar Rp 1000/km.
"Tarif akan ada penyesuaian karena ada penambahan scope," ujar Herwidiakto.
Asal tahu saja, jalan tol ruas Ciawi-Sukabumi sepanjang 54 km ini akan ditambah panjang ruasnya hingga Ciranjang, Bandung sebanyak 6 km lagi. Dengan adanya penambahan scope ini, maka tarif tol akan mengalami penyesuaian kembali sebelum ditetapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (dna/dna)










































