Taufik yang ditemui usai pertemuan mengaku kedatangan Sri Mulyani cukup mendadak. Ia mengakui tidak ada yang terlalu istimewa dalam pertemuan yang berlangsung 15 menit tersebut.
"Enggak ada hal yang istimewa," kata Taufik di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (27/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasti kita akan sama-sama mengamati karena apapun situasi global menjadi menarik mana kala kemudian hubungan Amerika dan China jadi cukup renggang. Dalam kaitan mengantisipasi, kita tidak bisa memprediksi bagaimana 100 hari pasca dilantiknya Donald Trump," jelasnya.
Hal lain adalah tentang APBN 2017. Pemerintah masih menarik utang untuk menutupi defisit pada APBN 2017. Sri Mulyani menyampaikan akan berhati-hati dalam menerbitkan surat utang di tengah ketidakpastian.
"Nah inilah tadi tentunya kita mengharapkan defisitnya itu tidak ada lagi. Kan tidak mungkin juga tax amnesty juga tidak ada. Ini harus bagaimana agar sosialisasi kesadaran masyarakat untuk melaksanakan kewajiban pajak," kata Taufik. (mkj/dna)











































