Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 30 Jan 2017 08:32 WIB

Orang Terkaya Meksiko: Trump Bukan Terminator

Wahyu Daniel - detikFinance
Foto: REUTERS/Jonathan Ernst Foto: REUTERS/Jonathan Ernst
Jakarta - Orang terkaya nomor satu Meksiko, Carlos Slim, buka suara soal hubungan negaranya dengan Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Donald Trump. Slim mengatakan, Trump leih mirip negosiator, bukan terminator.

Ini terkait rencana Trump membangun tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko, dan meminta Meksiko membayar biaya pembangunan dindin tersebut.

Aksi Trump ini membuat hubungan AS-Meksiko memanas. Bahkan, rencana Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto, bertemu Trump dibatalkan.

Dalam jumpa pers yang jarang dilakukan, Carlos Slim, mengutarakan pendapatnya soal Trump.

"Saya pikir dalam dunia perfilman, Trump bukanlah 'Terminator', dia adalah 'Negotiator'," kata Slim seperti dilansir dari AFP, Senin (30/1/2017). Slim mengumpamakan Trump dengan tokoh di kedua film tersebut.

Slim yang merupakan pengusaha telekomunikasi ini menunjukkan buku Trump yang berjudul 'Great Again; How to Fix Our Crippled America'. Di situ terlihat skil negosiasi Trump.

Menurut Slim, Trump berusaha mendorong terjadinya negosiasi dengan Meksiko. Slim percaya, presiden Meksiko dan AS akan bertemu untuk membicarakan hubungan kedua negara, meski saat ini batal.

Meski begitu, Slim bangga masyarakat Meksiko mendukung Presiden Enrique dalam mengambil keputusan menunda pertemuan dengan Trump. "Kami dalam posisi kuat, tanpa marah atau pun menyerah," kata Slim.

Soal rencana Trump memaksa Meksiko membayar untuk dinding di perbatasan, Slim mengatakan, Trump ingin melakukan renegosiasi terkait perjanjian perdagangan di Amerika Utara, atau North American Free Trade Agreement (NAFTA).

Slim meminta pemerintah negaranya bisa bernegosiasi dengan AS. Namun pemerintah Meksiko harus bisa membuat pemerintah AS mengerti pentingnya memiliki hubungan ekonomi dan dagang dengan Meksiko.

Untuk diketahui, Slim merupakan orang terkaya keempat di dunia. Menurut Forbes, jumlah kekayaan Slim adalah US$ 50 miliar, atau sekitar Rp 665 triliun. (dnl/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com