Follow detikFinance
Selasa 31 Jan 2017, 07:33 WIB

Rel Kereta Cianjur-Padalarang Diaktifkan Lagi, Ini Manfaatnya

Muhammad Idris - detikFinance
Rel Kereta Cianjur-Padalarang Diaktifkan Lagi, Ini Manfaatnya Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Akses transportasi, baik penumpang maupun barang, dari Bogor ke Bandung bakal semakin mudah. Ini setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, akan menghidupkan kembali atau reaktivasi rel kereta api Cianjur-Padalarang.

Saat ini, kereta api dari Stasiun Bogor hanya bisa sampai ke Stasiun Cianjur. Sementara dari Bandung, jalur rel kereta api aktif baru sampai Stasiun Padalarang.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Prasetyo Buditjahjono, mengatakan jalur tersebut dihidupkan lantaran padatnya mobilitas masyarakat di lintasan tersebut. Kereta api yang tersambung dari Bogor sampai Bandung ini bisa jadi alternatif angkutan umum.

"Ide menghidupkan lintasan ini adalah sebagai alternatif atau memberikan pilihan bagi masyarakat. Mengingat semakin padatnya mobilitas masyarakat di lintasan tersebut," ujar Prasetyo kepada detikFinance, Selasa (31/1/2017).

Selain angkutan kereta api penumpang, jalur aktivasi rel kereta Padalarang-Cianjur juga diperlukan untuk pengangkutan air minum kemasan dari Sukabumi atau Cianjur ke Bandung.

"Khusus untuk Cianjur-Padalarang, karena adanya potensi angkutan untuk air minum," ungkap Prasetyo.

Prasetyo menargetkan, perbaikan fasilitas untuk reaktivasi jalur kereta api di jalur yang terkenal dengan pemandangan pegunungan itu baru rampung pada 2019. Jalur kereta api itu sendiri saat ini masih steril, sehingga tidak akan terjadi gesekan dengan masyarakat.

"Secara umum, target reaktivasi lintasan Cianjur-Padalarang tahun 2019. Untuk lintasan Cianjur-Padalarang akan dilakukan bertahap. Tahun ini dilakukan penggantian rel dan bantalan sepanjang 6 kilometer (km). Sisanya akan dilakukan tahun 2018-2019," kata Prasetyo. (idr/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed