Impian Sri Mulyani: Sekolahkan Orang RI ke Kampus Terbaik Dunia

Impian Sri Mulyani: Sekolahkan Orang RI ke Kampus Terbaik Dunia

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 31 Jan 2017 12:35 WIB
Impian Sri Mulyani: Sekolahkan Orang RI ke Kampus Terbaik Dunia
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani pagi ini membuka pameran pendidikan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Pameran ini sekaligus merayakan hari jadi LPDP ke-5. LPDP Edufair 2017 ini diikuti oleh 90 exhibitor yang terdiri dari kampus terbaik dalam dan luar negeri, kedutaan besar negara sahabat, lembaga pemberi beasiswa (scholarship provider), dan lembaga bahasa asing.

Dalam sambutannya, Sri Mulyani menakankan betapa pentingnya investasi di sektor Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini sejalan dengan Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke-8 terkait pendidikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada saat yang sama pemerintah sangat serius melakukan investasi di bidang sumber daya manusia di Indonesia. Kita pahami bahwa Presiden Jokowi dengan nawacitanya ke-8 mengamanatkan pendidikan agar mampu menjadi salah satu solusi meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia," kata Sri Mulyani saat membuka LPDP Edufair 2017 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (31/1/2017).

Sri Mulyani juga menceritakan bagaimana awal LPDP menjadi lembaga pembiayaan pendidikan yang awalnya bermodal Rp 1 triliun. LPDP juga menjadi salah satu impian Sri Mulyani agar masyarakat Indonesia mampu mendapatkan pendidikan yang lebih baik sehingga nantinya berkontribusi terhadap negara.

"Salah satu impian saya waktu itu bayak negara di Asean mampu menyekolahkan masyarakat secara umum maupun jajaran birokrasinya ke sekolah-sekolah terbaik di dunia membuat negaranya menjadi negara hebat," terangnya.

Dari penyediaam beasiswa LPDP di tahun pertama yang baru Rp 1 triliun, saat ini, LPDP menyediakan beasiswa hingga Rp 22,5 triliun yang bersumber dari berbagai penerimaan negara. "Dan Rp 22,5 triliun kita tidak gunakan anggaran itu habis. Kita investasikan sehingga dengan bunga yang dimiliki kita bisa menyekolahkan," ujar Sri Mulyani. (mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads