Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengharapkan pemerintah waspada karena inflasi di tahun ini akan dihadapkan oleh berbagai tantangan. Dari sisi eksternal, ada kenaikan harga minyak dunia yang nantinya akan diikuti penyesuaian harga BBM.
"Dari sisi eksternal ada kenaikan harga komoditas global termasuk minyak. Ketika harga minyak naik akan ada penyesuaian harga BBM," tutur Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua menduga bahwa dampak dari kenaikan listrik ini baru terlihat di Februari karena pasca bayar. Tetapi ternyata sekitar 41% daya 900 VA merupakan prabayar, karena itu terlihat di Januari," kata Suhariyanto.
"Jadi untuk tahun 2017 inflasi akan banyak dipengaruhi oleh administered price," tambahnya.
Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) juga diminta untuk memperkuat koordinasi untuk mengontrol inflasi. Namun, besaran inflasi tahun ini diperkirakan masih dalam target di kisaran 4% plus minus 1%.
"Harus terus diwaspadai, maka pemerintah dan BI susun langkah strategis untuk kendalikan inflasi tahun 2017. Disadari bahwa administered price akan pengaruhi inflasi, maka inflasi pangan harus dikendalikan," tutup Suhariyanto.
(mkj/mkj)










































