Harta Karun Laut RI Bernilai Rp 234 Miliar

Harta Karun Laut RI Bernilai Rp 234 Miliar

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 02 Feb 2017 12:35 WIB
Harta Karun Laut RI Bernilai Rp 234 Miliar
Foto: Fadhly Fauzi Rachman
Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) punya ruangan yang memuat harta karun dari kawasan perairan Indonesia. Ada sekira hampir 1.000 benda yang ada di sana untuk nantinya dipamerkan dalam bentuk galeri kepada masyarakat umum.

Menurut Direktur Jasa Kelautan, Direktorat Jenderal Ruang Pengelolan Laut KKP, Riyanto Basuki, benda-benda yang berada di galeri Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) tersebut tidak lebih dari 1% dari jumlah harta karun yang ada di Indonesia.

"Di galeri sendiri perkiraan tidak sampai 1% dari seluruh harta karun yang ada atau yang dimiliki oleh Indonesia. Ada sekitar 120 ribu harta karun yang dimiliki oleh pemerintah, termasuk yang ada di gudang penyimpanan," ungkap Riyanto kepada detikFinance, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Riyanto mengatakan belum mengetahui pasti berapa nilai dari benda-benda harta karun yang berada di galeri tersebut.

Harta Karun Laut RI Bernilai Rp 234 MiliarFoto: Fadhly Fauzi Rachman

Namun, berdasarkan data yang diterima detikFinance, jika dihitung secara keseluruhan harta karun yang juga berada di gudang penyimpanan seperti di Cileungsi, Bogor maupun di Sawangan, nilainya diperkirakan mencapai US$ 18 juta atau sekitar Rp 234 miliar.

Jumlah dari US$ 18 juta itu kemudian dibagi dua, untuk pemerintah maupun perusahaan yang mengangkut benda-benda tersebut dari dasar laut.

Jadi, kira-kira yang dimiliki pemerintah sekitar US$ 9 juta, itu belum termasuk penyusutan nilai setelah tahun 2011. Jumlah tersebut merupakan hasil taksasi dari penilai independen.

"Untuk yang di galeri BMKT itu yang harganya mahal. Karena dipilih yang paling bagus untuk dipamerkan ke masyarakat. Karena yang di galeri itu merupakan koleksi milik negara," kata dia.

Harta Karun Laut RI Bernilai Rp 234 MiliarFoto: Fadhly Fauzi Rachman

Rencananya galeri tersebut akan mulai diresmikan pada bulan Februari 2017 ini, dan dapat dinikmati langsung oleh masyarakat umum.

"Secepatnya (diresmikan). Diharapkan kira-kira pertengahan Februari sudah bisa diresmikan, entah itu oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), atau mungkin Menteri Kelautan (dan Perikanan, Susi Pudjiastuti), supaya bisa langsung dilihat masyarakat," tuturnya. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads