Harta Karun Laut RI Berasal dari Dinasti Song dan Tang

Harta Karun Laut RI Berasal dari Dinasti Song dan Tang

fad - detikFinance
Kamis, 02 Feb 2017 14:13 WIB
Harta Karun Laut RI Berasal dari Dinasti Song dan Tang
Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengumpulkan banyak harta karun yang terpendam di dasar lautan Indonesia. Sebagian kecil dari harta karun yang telah dikumpulkan itu bakal dipamerkan di sebuah galeri Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) di Kantor Pusat KKP, Jakarta.

Di sana, ada sekira seribu benda-benda peninggalan, dari kapal-kapal China yang telah karam. Berdasarkan data yang diterima detikFinance, benda-benda tua yang ada di galeri itu, diangkat dari berbagai wilayah perairan di Indonesia. Yakni dari Pulau Buaya, Batu Hitam, dan perairan Laut Jawa Utara, Cirebon.

Umur dari benda-benda itu pun sudah sangat tua, mulai dari abad ke-6 hingga abad ke-9. Harta karun itu berasal dari berbagai dinasti. Untuk pengangkatan dari Pulau Buaya berasal dari Dinasti Song tahun 960-1279 masehi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, untuk benda-benda yang diambil di perairan Batu Hitam, berasal dari Dinasti Tang tahun 618 - 906 masehi. Sedangkan, harta karun yang diangkat di perairan Cirebon berasal dari Five Dinasty tahun 907-960 masehi.

Di galeri sendiri, harta karun tersebut didominasi dari barang-barang yang diambil di perairan Cirebon. Mulai dari perabotan berbahan keramik, perhiasan, hingga koin tua.

Harta Karun Laut RI Berasal dari Dinasti Song dan TangFoto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance

Benda-benda keramik dari Cirebon itu, kebanyakan merupakan peralatan dapur di atas kapal. Seperti benda yang berbentuk tungku, kendi, atau kuali misalnya, objek yang berbahan dasar tanah liat yang ditemukan di Cirebon Wreck diduga oleh para ahli merupakan bagian dari barang yang didagangkan oleh pemiliknya dulu.

Kemudian koin tua. Sejumlah besar koin yang berasal dari Five Dinasty itu ditemukan di kapal karam Cirebon, berbentuk lingkaran dengan lubang kotak di bagian tengahnya, dan dikelilingi 4 karakter huruf China. Material koin itu terbuat dari perunggu yang digunakan sebagai alat pertukaran pada perdagangan tradisional.

Harta Karun Laut RI Berasal dari Dinasti Song dan TangFoto: Fadhly Fauzi Rachman

Ada juga di sana benda berbentuk botol yang transparan berwarna kehijauan, yang juga di dapat dari perairan Cirebon. Tapi, bila kebanyakan harta karun yang diangkut dari perairan Cirebon berasal dari Five Dinasty, namun botol kaca tersebut berasal dari bagian timur Mediterania abad ke 9-10 masehi, periode Dinasti Fatimiyah. Jenis botol tersebut merupakan produk gelas yang sangat langka.

Selain itu, di galeri BMKT itu juga terdapat harta karun berupa perhiasan. Perhiasan itu juga diangkut dari perairan Cirebon, yang dinamakan Garnet. Material berbahan batu itu digunakan sebagai manik-manik perhiasan wanita yang berasal dari Five Dinasty.

Selain sudah berbentuk manik-manik jadi, ditemukan juga garnet yang berbentuk bahan baku sebesar dua kepalan tangan. Batu tersebut mirip dengan kecubung es.

Harta Karun Laut RI Berasal dari Dinasti Song dan TangFoto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance

Selain benda-benda tersebut, masih ada banyak harta karun lainnya yang memiliki nilai sejarah serta nilai ekonomi yang sangat tinggi.

"Di galeri BMKT ada berbagai macam barang-barang, hanya saja kebanyakan yang ada di Galeri BMKT kebanyakan keramik," ungkap Direktur Jasa Kelautan, Direktorat Jenderal Ruang Pengelolan Laut KKP, Riyanto Basuki kepada detikFinance, Jakarta, Selasa (31/1/2017). (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads