Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ketika meninjau lokasi pembangunan jalan di ruas Tol Jembatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Menurut Ganjar, melihat progres yang bagus, diperkirakan bulan April mendatang bisa difungsikan.
"Progresnya bagus dan April sudah bisa beroperasi. Jadi Lebaran tahun ini sudah bisa dilalui full," kata Ganjar, Kamis (2/2/2017).
Jalan Tol Bawen-Salatiga Foto: Angling Adhitya Purbaya-detikFinance |
Ada satu kendala dalam pengerjaan ruas tersebut, yaitu jalan berupa perbukitan yang harus dikeruk dengan jarak 2 kilometer. Lokasinya berada setelah jembatan Tuntang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan Tol Bawen-Salatiga Foto: Angling Adhitya Purbaya-detikFinance |
Sementara itu pimpinan proyek tol Bawen-Salatiga, Indriono mengatakan kendala tersebut memang dirasakan karena pengerukan bukit tidak bisa dilakukan setiap waktu. Jika hujan turun maka pengerukan dihentikan agar tidak berbahaya.
"Kalau cuaca mendukung maka April sudah bisa operasional. Tapi kita terkendala hujan. Selama Januari ini saja sudah 20 hari hujan," kata Indriono.
Jalan Tol Bawen-Salatiga Foto: Angling Adhitya Purbaya-detikFinance |
Meski demikian, pengerjaan lain yaitu pengecoran masih bisa dilakukan setiap hari selama 24 jam. Untuk diketahui, ruas tol Bawen-Salatiga melintasi 15 desa dengan luas 182,39 hektar. Progresnya sudah mencapai 82% termasuk pembangunan Jembatan Tuntang sepanjang 370 meter yang sudah rampung. (alg/dna)












































Jalan Tol Bawen-Salatiga Foto: Angling Adhitya Purbaya-detikFinance
Jalan Tol Bawen-Salatiga Foto: Angling Adhitya Purbaya-detikFinance
Jalan Tol Bawen-Salatiga Foto: Angling Adhitya Purbaya-detikFinance