Uji Kelayakan Kereta Kencang JKT-SBY Mulai Maret, Kelar 6 Bulan

Uji Kelayakan Kereta Kencang JKT-SBY Mulai Maret, Kelar 6 Bulan

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 03 Feb 2017 15:24 WIB
Uji Kelayakan Kereta Kencang JKT-SBY Mulai Maret, Kelar 6 Bulan
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan, pemerintah akan menyelesaikan kajian atau feasibility study (FS) proyek kereta api sedang Jakarta-Surabaya. Hal tersebut diungkapkan, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Prasetyo Boeditjahjono, usai rapat Kereta Jakarta-Surabaya di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Jumat (3/2/2017).

"Jadi gini, yang penting itu saya sampaikan beberapa kali bahwa pembangunan itu lewat beberapa tahapan. Jadi yang kita kerjakan sekarang ini study. Study-nya duluan itu ada dua, uji kelayakan baru DED (Detail Engineering Design) kemudian dibangun," kata dia.

Prasetyo menyebutkan, kajian pembangunan kereta dengan kecepatan sedang ini baru akan dimulai pada Maret 2017 dengan durasi selama 6 bulan. FS sendiri akan dikerjakan Oleh BPPT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang FS belum, Maret lah (mulainya)," tambahnya.

Kajian akan dibiayai oleh pemerintah, setelah kajian pembangunan kereta sedang Jakarta-Surabaya versi pemerintah akan digabungkan dengan proposal kereta Jakarta-Surabaya dari pihak Jepang. Proposal dimaksud termasuk time frame pembangunan, teknis penggunaan rel, ataupun jenis kereta yang digunakan.

"Jadi study dulu. FS-nya sementara kita dulu terus nanti kita gabung," jelasnya.

Mengenai kecepatan, tegas Prasetyo, kereta api Jakarta-Surabaya memiliki kecepatan di bawah 200 km per jam atau tergolong sebagai kereta berkecepatan sedang.

"Jadi tetap di bawah 200 km per jam," jelasnya. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads