Pemerintah akan Bangun Jalan Tol 1600 Kilometer
Kamis, 14 Apr 2005 15:26 WIB
Jakarta - Pemerintah akan membangun ruas jalan tol baru sepanjang 1600 kilometer untuk memperbaiki layanan jasa transportasi antara simpul-simpul ekonomi. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Suyono Dikun dalam pidato arahannya pada seminar Project Management di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (14/4/2005). "Akan dibangum ruas jalan baru sepanjang 1600 kilometer, termasuk high grade road/toll trans Java dan Sumatera serta pembangunan jalur baru kereta api sepanjang 645 kilometer," katanya.Disamping itu, untuk meningkatkan akses ke seluruh daerah pemerintah berkomitmen untuk melakukan pembangunan jalan arteri primer sepanjang 12 ribu kilometer, jalan propinsi sepanjang 2,4 ribu kilometer, jalan kabupaten sepanjang 81,7 ribu kilometer serta jembatan sepanjang 26,6 ribu kilometer. Pemerintah, katanya, juga akan melakukan peningkatan jaringan irigasi yang belum berfungsi sekitar 700 ribu hektar terutama di luar pulau Jawa. Rehabilitasi jaringan irigasi sekitar 2,6 juta hektar,dan pengelolaan jaringan irigasi sekitar 5,1 juta hektar.Guna menopang produktivitas pertanian dalam 5 tahun mendatang pemerintah juga akan melakukan rehabilitasi jaringan irigasi.Sementara itu untuk membiayai proyek infrastruktur ini diperlukan project finance dimana aset infrastruktur yang dibangun merupakan kolateral dengan kredit yang dikucurkan. "Dengan project finance peluang swasta untuk berinvestasi menjadi terbuka. Oleh karena itu perlu ada kerjasama antara BUMN dengan swasta," tegasnya.Melalui project finance ini investasi didasarkan atas dasar pendapatan masa depan atau future flow receiveable dari investasi. Prinsip ini berbeda dengan kredit yang biasa dikucurkan melalui coorporate loan dimana besarnya kredit dikucurkan atas dasar kondisi keuangan BUMN.
(mar/)











































