Wakil Pemimpin BNI Wilayah Banjarmasin, Suhardi Petrus menjelaskan, RKB BNI dibuat untuk memberikan pembinaan serta pengembangan diri bagi para pelaku UMKM di Pontianak.
"Melalui RKB BNI ini diharapkan akan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM di itu Pontianak," ungkap Petrus di RKB BNI Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (3/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi pelatihan elektornik, digitalisasi, managemennya, memotivasinya, lalu seperti cara mengupload foto. Intinya UMKM-UMKM yang belum mengerti teknologi nanti diajarkan," terang dia.
Petrus mengatakan, bahwa rumah kreatif tersebut baru dua hari diluncurkan, yakni pada 2 Febuari lalu. Selama dua hari itu, telah ada sekitar 14 UMKM yang telah mendaftar untuk ikut bergabung. Ia sendiri menargetkan dapat menjaring 300 UMKM pada bulan pertamanya diluncurkan.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya tidak memberikan syarat tertentu kepada pelaku UMKM, untuk dapat bergabung di rumah kreatif tersebut. Secara cuma-cuma, pelaku UMKM bisa langsung ikut bergabung memanfaatkan rumah kreatif tersebut.
"Tidak ada syaratnya, yang penting punya usaha saja. Nanti di sana ada berbagai fasilitas, ada zona pelatihan, zona digitalisasi, zona display, potret, perpustakaan, hingga konsultasi. Bahkan nanti rencananya setiap minggu, produk-produk dari UMKM bisa di tampilkan di pinggir jalan untuk dipamerkan ke masyarakat," papar dia. (mca/mca)











































