"PT Pelabuhan Indonesia Investama ini adalah investment company yang nanti untuk melakukan fund rising pembiayaan pengembangan pelabuhan IPC dan sekaligus juga untuk pengelolaan dana IPC. Kemudian untuk mengonsolidasikan saham-saham minoritas IPC di anak perusahaan," kata Direktur Pelindo II, Elvyn G Masassya, di Hotel Hilton, Bandung, Jumat (3/2/2017).
Ia mengatakan, nantinya anak perusahaan ini bertugas untuk mengumpulkan dana untuk pengembangan anak usaha dengan cara menerbitkan surat utang atau pun meminjam dari investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Elvyn, modal awal anak usaha baru ini sekitar Rp 200 miliar. Ia menargetkan anak usaha baru ini bisa mengelola dana triliunan rupiah untuk dialokasikan ke 15 anak usaha IPC.
"Modal awalnya, equity Rp 200 miliar. Tapi nanti dia akan cari sumber dananya," imbuhnya.
"Yang meminjam ke investor nanti dia (PT Pelabuhan Indonesia Investama). Dia yang akan mengalokasikan ke anak usaha kita misalnya ada proyek-proyek baru maka lewat dia. Jadi khusus untuk pengembangan anak usaha mau ekspansi nanti pinjamnya ke dia," ujarnya.
PT Pelabuhan Indonesia Investama mulai beroperasi di triwulan II 2017 dan berlokasi di Pelabuhan Tanjung Priok. Elvyn menambahkan, posisi direksi akan diisi dari kalangan profesional. (ang/ang)










































