"Gubernur memberikan beberapa masukan berkaitan dengan pembangunan bandara. Nanti kita akan lihat prioritas, jangan sampai ada duplikasi," kata Budi di Bandara Tjilik Riwut, Minggu (5/2/2017).
Dia menambahkan, duplikasi bandara bisa merugikan jika jumlah penumpang tak sebanding. Sebab hanya akan memakan biaya untuk pembangunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa juga dikatakan Budi terkait pembangunan jalur kereta api dari Kalteng menuju Kalimantan Selatan. Dia menyebut penumpang kereta api di wilayah itu masih sedikit.
"Pemerintah sendiri belum cukup dana untuk membangun, apalagi jumlah penumpang masih rendah. Kereta api itu mahal, 1 kilometer bisa sampai Rp 400 miliar," imbuhnya
Kunjungan ini merupakan kunjungan terakhir Budi di Kalimantan. Sejak Jumat (3/2) Dia meninjau fasilitas transportasi di wilayah Jawa Timur dan Maluku. (mkj/mkj)










































