RI Bawa Korsel ke Panel WTO

Dituduh Dumping

RI Bawa Korsel ke Panel WTO

- detikFinance
Kamis, 14 Apr 2005 17:36 WIB
Jakarta - Indonesia untuk pertamakalinya membawa suatu negara yakni Korea Selatan ke panel WTO karena dituduh melakukan dumping produk kertas ke negara tersebut.Demikian dikatakan oleh Dubes RI untuk WTO Gusmardi Bustami kepada wartawan di Departemen Perdagangan (Depdag), Jl Ridwan Rais, Jakarta, Kamis (14/4/2005).Sebelum adanya tuduhan dumping tersebut, pendapatan ekspor Indonesia untuk kertas mencapai US$ 120 juta per tahun. Namun akibat adanya tuduhan itu turun menjadi US$ 70 juta per tahun. "Kita sudah mendaftarkan tentang tuduhan ini sejak pertengahan 2004 dan ketentuannya final keputusan 500 hari sejak mendaftarkan. Diharapkan Agustus sudah keluar keputusannya," kata Gusmardi.Dijelaskan anggota panel terdiri dari Norwegia, Israel dan Irlandia. Untuk pihak ketiganya dari Amerika Serikat, Eropa, Kanada, Jepang dan Cina. Indonesia sendiri akan didampingi lawyer dari luar negeri."Kalau hasilnya tidak memuaskan, Indonesia dapat melakukan banding bahkan arbitrase," terang Gusmardi Bustami.Pertemuan WTOSementara itu menyangkut fokus Indonesia dalam pertemuan WTO mendatang, ada lima yakni pertanian, non-agriculture market access, trade facilitation, jasa dan rule.Ketika ditanyakan apakah ada petunjuk dari menteri dalam pertemuan WTO tersebut, Gusmardi menyatakan bahwa menteri perdagangan mengatakan perlunya ada keseimbangan melindungi industri sesuai porsi dan dalam pertanian dapat mengangkat kesejahteraan petani kecil."Pertanian menjadi barometer. Kalau pertanian lolos lainnya lolos walaupun pertanian hanya 10 persen dari total perdagangan dunia. Tapi yang perlu diingat pertanian menyangkut masalah sosial dan politik," ujarnya. (san/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads