Selain mahal, waktu konstruksi pembangunan tembok ini memerlukan waktu 3 tahun. Demikian hasil laporan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, yang didapat Reuters, Jumat (10/2/2017).
Biaya ini jauh lebih mahal dari perkiraan Trump saat kampanye, yaitu US$ 12 miliar atau sekitar Rp 159 triliun. Juga lebih mahal dari perkiraan Anggota DPR AS dari Partai Republik, yang memperkirakan akan mencapai US$ 15 miliar. Tingginya biaya pembangunan tembok ini karena ada pembebasan lahan yang harus dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan Trump akan meminta uang dari anggaran negara untuk pembangunan tembok ini. Pihak pemerintahan AS masih menolak mengomentari laporan soal biaya pembangunan tembok tersebut.
Dalam laporan itu, pemerintah AS mengasumsikan akan mendapatkan persetujuan anggaran dari Kongres pada April atau Mei. Sehingga kontrak pekerjaan dengan kontraktor bisa diamankan, dan konstruksi bisa dimulai September tahun ini.
Trump sebelumnya mengatakan, AS akan menanggung di depan untuk pembangunan tembok ini, namun pihak Meksiko akan menggantikan uang tersebut. Tapi pihak Meksiko dengan tegas menolak membayarnya. (wdl/wdl)











































