Cabai Mahal, Darmin: Jangan Cuma Pikir Warteg, Pikir Juga Petani

Cabai Mahal, Darmin: Jangan Cuma Pikir Warteg, Pikir Juga Petani

Danu Damarjati - detikFinance
Jumat, 10 Feb 2017 12:53 WIB
Cabai Mahal, Darmin: Jangan Cuma Pikir Warteg, Pikir Juga Petani
Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Harga cabai naik di musim penghujan ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, tak mau mengeluarkan kebijakan menurunkan harga cabai. Kenapa?

Harga cabai yang tinggi membuat pengusaha kuliner di ibu kota, misalnya warteg, jadi kesulitan membeli cabai dibanding sebelum musim penghujan. Saat ini harga cabai yang naik tinggi adalah cabai rawit merah, yang harganya hingga Rp 160.000/kg.

"You jangan cuma memikirkan warteg. Pikirkan juga petani," kata Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (10/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darmin tak mau mengeluarkan kebijakan penurunan harga cabai. Karena bila itu dilakukan, maka petanilah yang bakal merugi. Tentu kondisi ini bukanlah yang diharapkan petani. Yang perlu 'dikasihani' bukan hanya pengusaha warteg saja.

Baca juga: https://finance.detik.com/ekonomi-bisnis/3418246/cabai-mahal-padahal-barangnya-ada-kementan-ini-aneh

"Lebih kasihan lagi petaninya kalau you bikin harganya turun pada situasi begini. Karena produksi dia rusak," kata Darmin.

Menurut Darmin, kenaikan harga cabai pada musim penghujan adalah hal yang lumrah. Ini bukan hanya fenomena ekonomi nasional, melainkan seluruh dunia juga mengalaminya.

Baca juga: https://finance.detik.com/ekonomi-bisnis/3417039/kementan-kembangkan-cabai-tahan-hujan-dan-bisa-produksi-2-tahun

"Menanam cabai di musim hujan, apalagi ada hama, itu nggak bisa diapa-apain," kata Darmin. "Semua negara begitu. You cek negara-negara lain, harga cabainya stabil nggak? Nggak ada yang stabil," kata Darmin. (dnu/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads