Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Perekonomian sekaligus Ketua Tim Implementasi KPPIP, Wahyu Utomo, menjelaskan dikeluarkannya 18 proyek dari daftar PSN lantaran tak adanya dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda).
"Dari 225 yang kemarin, ada yang dikeluarkan. Ada 20 sudah selesai, 18 yang kita keluarkan. 18 ini karena menterinya merasa bahwa ini tidak penting saat ini. Mungkin pada waktu itu iya, tapi sekarang karena ada yang lebih penting lagi, jadi dikeluarkan," ujar Wahyu kepada detikFinance saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (10/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, penyediaan infrastruktur di Indonesia berjalan lambat karena adanya kendala di berbagai tahapan proyek, mulai dari penyiapan sampai implementasi. Hal ini membuat pemerintah membentuk KPPIP sebagai pengawas agar proyek dapat dilakukan percepatan dengan fasilitas yang diberikan pemerintah.
Namun seringkali lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan mengakibatkan mundurnya pengambilan keputusan, dan proyek berjalan lambat.
"Jadi kita diminta, setiap proyek yang sudah masuk PSN ini punya rencana aksi. Rencana aksi ini dipakai kita untuk memantau dan melakukan percepatan kalau ada keterlambatan. Jadi kalau proyek itu diusulkan, tapi tidak punya rencana aksi, ya kita keluarkan. Berarti itu jadi salah satu kriteria bahwa mereka belum siap. Tidak punya komitmen untuk melaksanakan rencana tersebut," jelas Wahyu.
Adapun 18 proyek yang keluar dari daftar PSN tersebut, di antaranya :
1. Revitalisasi Bandara Sebatik
2. Bandara Banten Selatan di Panimbang
3. Bandara Karawang
4. Bandara HAS Hanadjoedin di Tanjung Pandan
5. Bendungan Long Sempajong
6. Bendungan Loea
7. Bendungan Bonehulu
8. Bendungan Segalamider
9. Terminal LPG Banten
10. Kilang Mini LNG di Pulau Jawa
11. Jalan tol Sunter - Rawa Buaya - Batu Ceper
12. Kawasan Ekonomi Khusus Lhokseumawe
13. MRT Jakarta Koridor East-West
14. Pelabuhan Wayabula
15. Pelabuhan Parigi
16. Food Estate
17. Pembangunan Pulau Karantina di Pulau Nanduk, Bangka Belitung
18. Pembangunan Gudang Beku Terintegrasi dalam Rangka Penerapan Cool Chain System di 20 Lokasi. (hns/hns)











































