Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna mengatakan, jalan tol Bawen-Yogyakarta tidak akan berdiri sendiri karena akan terkoneksi dengan jalan tol yang saat ini telah beroperasi serta jaringan jalan tol lain yang juga akan dibangun di kawasan tersebut.
Sekedar informasi, di Bawen, telah tersedia jalan tol Semarang-Solo. Tol Semarang-Solo, saat ini telah beroperasi dua seksi yakni seksi 1 Tembalang-Ungaran sepajang 16,3 km dan seksi 2 Ungaran-Bawen sepanang 11,3 km. Untuk seksi 3 Bawen-Salatiga, saat ini tengah dalam tahap konstruksi. Selain 3 seksi itu, tol Semarang-Solo memiliki dua seksi lagi yakni seksi 4 Salatiga-Boyolali sepanjang 22,4 km dan seksi 5 Boyolali-Kartosuro sepanjang 11,1 km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti dari Bawen pecah (ada persimpangan) ada yang ke Salatiga. Sekarang sedang tahap konstruksi. Nanti yang baru akan kita bangun Bawen-Jogja," kata Herry kepada detikFinance, Senin (13/2/2017).
Kepala Bidang Investasi BPJT Sudiro Roy mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan dokumen lelang investasi untuk mencari investor paling kompeten untuk mendanai proyek tersebut.
Bersamaan dengan itu, saat ini juga tengah dilakukan proses pembebasan lahan untuk kawasan-kawasan yang akal dilewati rute jalan tol tersebut.
"Kita masih siapkan dokumen studi kelayakannya. Rutenya, akan diumumkan begitu FS-nya rampung," Kepala Bidang Investasi BPJT Sudiro Roy kepada detikFinance, saat dihubungi terpisah. (dna/mkj)










































