Follow detikFinance
Selasa 14 Feb 2017, 17:50 WIB

Jokowi Minta Menteri Awasi Proyek Agar Tak Mangkrak

Ray Jordan - detikFinance
Jokowi Minta Menteri Awasi Proyek Agar Tak Mangkrak Foto: Ray Jordan
Jakarta - Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas evaluasi proyek-proyek strategis nasional dan provinsi. Jokowi meminta menteri terkait untuk melihat apakah proyek tersebut sudah berjalan sesuai rencana atau belum

Pembahasan di dalam rapat tersebut difokuskan pada proyek yang ada di Kalimantan Tengah dan Sulawesi Utara.

"Kita tahu pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di berbagai pelosok Tanah Air terus dikerjakan, tapi juga harus kita kontrol, harus kita cek, kita awasi di lapangan. Karena memang kuncinya berada pada eksekusi dan pada pengawasan," kata Jokowi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/2/2017).

Untuk itu, Jokowi meminta kepada menteri maupun lembaga terkait untuk dapat melihat secara detil setiap proyek yang dilaksanakan.

"Saya minta menteri atau kepala lembaga harus melihat secara detail, eksekusi dari program strategis nasional dan program prioritas di setiap provinsi, apakah sudah berjalan sesuai dengan rencana? Apakah ada hambatan atau kendala yang dihadapi? Karena semakin cepat kita menyelesaikan segala hambatan yang ada di lapangan, maka program itu akan semakin cepat dirasakan manfaatnya oleh rakyat," jelas Jokowi.

Baca juga: Daftar PLTU Mangkrak Bikin Jokowi Gelisah

Selain itu, Jokowi juga meminta agar koordinasi sinergitas antar lembaga diperkuat, terutama antar gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah. Ada beberapa daerah yang tengah mengalami perlambatan ekonomi lebih berat dibandingkan yang lainnya, terutama yang penghasil sumber daya alam (SDA).

"Tapi di sisi yang lain, daerah-daerah tersebut juga terkena dampak paling besar dari penurunan harga komoditas di pasar global. Ini artinya melambatnya perekonomian global jelas memberi dampak signifikan bagi perekonomian di daerah," tambahnya.

Tak hanya itu, Jokowi juga mengatakan selama ini Indonesia terbuai dengan tingginya harga komoditas. Akibatnya, melupakan pembangunan industri hilir.

"Selain pengembangan industri hilir, kita juga perlu memikirkan menggali potensi-potensi di Kalimantan Tengah yang belum tereksplorasi sebagai alternatif untuk menjaga keberlanjutan momentum pertumbuhan ekonomi. Kalimantan Tengah perlu mengembangkan potensi ekonomi yang belum tersentuh agar tidak tergantung pada eksploitasi minerba dan kekayaan hutannya yang pada suatu saat akan habis," tambahnya.

Terakhir, Jokowi menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur transportasi di Kalimantan Tengah yang bermanfaat.

"Bukan hanya untuk membuka keterisolasian beberapa wilayah di Kalimantan Tengah, tapi juga memperlancar konektivitas antar wilayah serta bisa menurunkan biaya logistik. Saya minta pembangunan infrastruktur transportasi harus betul-betul terintegrasi dengan kawasan lain di Pulau Kalimantan, dan tidak lupa memperhatikan aspek-aspek tata ruang serta lingkungan hidup," kata Jokowi. (jor/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed