RI Berharap Tambahan Produksi OPEC Bisa Tekan Harga
Jumat, 15 Apr 2005 17:59 WIB
Jakarta -
Pemerintah Indonesia mengharapkan adanya penambahan kuota OPEC sebesar 500.000 barel per hari dapat menurunkan harga minyak dunia pada posisi APBN 2005 yakni US$ 35 per barel."Sekarang memang harga minyak sudah turun pada posisi US$ 50-51 per barel dimana kemudian harga minyak Indonesia (ICP) juga sudah turun. Pastinya kita lihat perkembangannya dari waktu ke waktu," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro usai Rapat Badan Koordinasi Energi Nasional (BAKOREN) di Kantor DESDM, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (15/4/2005).Purnomo mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia menyerahkan semua hal yang menyangkut pemantauan kepada Sekretariat dan Presiden OPEC karena merekalah yang memantau dari waktu ke waktu dan berkomunikasi dengan stakeholder, trader di London dan New York yang nantinya akan disampaikan hasilnya ke anggota OPEC.Mengenai Venezuela, menurut Purnomo, negara itu berpikir bahwa mereka tidak punya lagi cadangan berlebih sehingga kalau diminta menaikan produksinya maka mereka tidak akan bisa memenuhi.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































