Selain terjadi karena beban jalan yang melebihi kapasitas dengan banyaknya truk yang melintas, kerusakan juga terjadi karena banjir di sejumlah titik di Pantura ruas Jawa Tengah beberapa waktu terakhir.
"Sekarang lagi proses perbaikan, mulai dari hari ini sudah bergerak. PT Perwita dan PT Sumber Rejo (kontraktor) sudah kita telepon dan sudah bergerak di lapangan. Ini kerusakan lebih parah, jadi saya kasih waktu lebih lama daripada (kerusakan) di Cikampek," ujar Basuki ditemui saat kunjungan kerjanya ke Semarang, Jumat (17/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar proses perbaikan berjalan lancar, Basuki meminta Dirjen Bina Marga yang tengah melakukan meninjau pembangunan jalan di Sulawesi Selatan untuk memantau langsung perbaikan jalan di Pantura.
"Saya sudah suruh Dirjen Bina Marga pulang dari Makassar untuk fokus di Pantura," kata Basuki.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berujar perbaikan Jalan Pantura Jawa Tengah sebenarnya sudah dilakukan sejak Desember. Sementara untuk perbaikan permanen saat ini masih menunggu proses lelang saja.
"Sudah ditangani, sudah, selama Desember sampai sekarang kami percepat. Sambil menunggu lelang, koordinasi dengan PUPR sudah jalan, lewat telepon dengan Pak Menteri (PUPR). Tak hanya Pantura saja, juga Selatan tengah diperbaiki," ucap Ganjar.
Baca juga: Libur Pilkada, Menteri PUPR Cek Jalan Berlubang di Pantura
Dia menjamin, perbaikan jalan di wilayah Provinsi Jawa Tengah itu bisa rampung sebelum musim mudik Lebaran. Ganjar juga memastikan tender perbaikan jalan bisa tepat waktu.
"Mudik Insya Allah beres, karena begini mas, sekarang kan kita lagi proses lelang dan lelangnya ini yang belum beres. Jadi sebenarnya hanya nunggu lelang saja karena benerapa kali gagal lelang maka sekarang dikejar. Ini lagi berproses sekarang, makanya kami minta dorong ke Menteri dan dia setuju," pungkas Ganjar. (idr/hns)











































