Ekonomi RI Tumbuh Karena Tingkat Konsumsi Tinggi

Ekonomi RI Tumbuh Karena Tingkat Konsumsi Tinggi

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Sabtu, 18 Feb 2017 14:16 WIB
Ekonomi RI Tumbuh Karena Tingkat Konsumsi Tinggi
Foto: Ardan Adhi Chandra
Bandung - Ekonomi Indonesia di 2016 tumbuh sebesar 5,02%. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi 2015 sebesar 4,79%.

Jika dibandingkan dengan negara lain, ekonomi Indonesia tumbuh lebih baik. Penopang utama laju pertumbuhan ekonomi masih dari konsumsi domestik yang tinggi.

"Kalau dibandingkan dengan negara-negara di regional atau dunia 5% sudah cukup tinggi. Indonesia saat ini karena andalkan permintaan domestik," ujar Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Yoga Affandi dalam Pelatihan Wartawan Ekonomi di Crowne Plaza Hotel, Bandung, Sabtu (18/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsumsi rumah tangga tercatat terus tumbuh di setiap kuartal 2016 lalu. Sedangkan, konsumsi pemerintah sempat turun karena pemangkasan anggaran.

Namun di sisi lain, pemangkasan anggaran tahun lalu memberikan dampak positif terhadap fiskal APBN 2016. Porsi APBN dibuat lebih realistis dari segi penerimaan dan pengeluaran.

"Fiskal konsolidasi tahun lalu ada pemotongan APBN yang tujuannya membuat APBN lebih realistis kredibilitas makro kita," tutur Yoga.

Selain itu, harga komoditas non migas juga menguat hingga 10,2% sampai awal tahun ini. Kenaikan harga komoditas non migas tersebut juga ikut mempengaruhi laju pertumbuhan.

"Kita lihat di 2016 harga komoditas secara umum non migas 4,6%. berbagai harga kita pantau 8% sekitar 10,2%, yang cukup fantastis batu bara 21,5% setelah 2015 tumbuh 5,9%," kata Yoga. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads