Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional 17 Papua Barat Ditjen Bina Marga, Yohanis Tulak, di sela-sela peninjauan jalan Trans Papua, Sorong, Senin (20/2/2017).
"Sekarang kondisi akhir untuk Sorong-Manokwari, yang belum beraspal masih sekitar 134 km," kata Tulak.
Jalan Trans Papua rute Sorong-Manokwari Foto: Hendra Kusuma |
Pada Jalan Trans Papua Barat terdapat dua segmen pengerjaan jalan. Segmen I dari Sorong-Kambuaya-Manokwari sepanjang 594,81 km. Segmen II Manokwari-Wasior-Batas Provinsi Papua dengan panjang 475,81 km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan Trans Papua rute Sorong-Manokwari Foto: Hendra Kusuma |
Tulak menyebutkan, proses pengaspalan secara menyeluruh pada segmen I ini masih belum bisa diselesaikan tahun ini. Dia menargetkan, penyelesaian aspal baru dapat dilakukan pada 2019.
Jalan Trans Papua rute Sorong-Manokwari Foto: Hendra Kusuma |
Alasan utamanya, sambung Tulak, adalah keterbatasan anggaran. Aspal yang sudah ada pada Segmen I ini mulai dari titik nol km di Pasar Boswesen Kota Sorong sampai titik km 252 tepat di Jembatan Ipaif, Kabupaten Maybrat, dan perjalanan dari Kabupaten Kebar, serta beberapa saat sebelum sampai Manokwari.
"Selebihnya jalanan masih terputus-putus, ada yang urugan pilihan dan tanah/japat," ungkapnya.
Jalan Trans Papua rute Sorong-Manokwari Foto: Hendra Kusuma |
Pada kesempatan yang sama, Kasubdit Pemantauan Evaluasi Jalan Direktoran Pembangunan Jalan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Sadaarih Ginting, mengatakan target pemerintah bukan pada pengaspalan, melainkan tersambungnya jalan Trans Papua dari Sorong-Merauke.
"Target kita fungsional, sudah bisa melayani dengan urpil (urugan pilihan), sesuai akhir Pak Menteri (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) tembus dulu paling lambat 2019, kalau Papua Barat juga saya rasa 2017 sudah tembus," jelasnya.
Jalan Trans Papua rute Sorong-Manokwari Foto: Hendra Kusuma |
Menurut Sadaarih, pengaspalan akan dilakukan bertahap dan diharapkan untuk segmen I Trans Papua di Papua Barat ini selesai pada 2019.
"Sekarang itu yang diprioritaskan untuk menembus atau menyambung, kalau aspal itu kan bisa bertahap," tandasnya. (wdl/dna)












































Jalan Trans Papua rute Sorong-Manokwari Foto: Hendra Kusuma
Jalan Trans Papua rute Sorong-Manokwari Foto: Hendra Kusuma
Jalan Trans Papua rute Sorong-Manokwari Foto: Hendra Kusuma
Jalan Trans Papua rute Sorong-Manokwari Foto: Hendra Kusuma
Jalan Trans Papua rute Sorong-Manokwari Foto: Hendra Kusuma