"Jalan tol Serang-Panimbang panjangnya 83,677 km, total investasinya senilai Rp 5,329 triliun," kata Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Suradi saat dihubungi detikFinance, Kamis (23/2/2107).
Untuk membiayai proyek tersebut, perusahaan bakal memenuhinya dari berbagai kombinasi skema pembiayaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan jalan tol ini, kata Suradi, akan mendapatkan dukungan dari pemerintah berupa pembangunan sejumlah ruas. Tujuannya untuk meningkatkan rasio pengembalian investasi alias internal rate of return (IRR).
"Ada sekitar 30 km yang akan dikerjakan pemerintah. Itu bentuk dukungan pemerintah. Nanti BUJT mengerjakan sisanya. pokoknya semua ditargetkan rampung 2019," tandas dia.
Berdasarkan data BPJT, ruas tol ini terbagi atas 3 seksi. Yakni seksi I Serang-Rangkas Bitung sepanjang 26,5 km, seksi II Rangkas Bitung-Bojong sepanjang 33 km, dan seksi III Bojong-Panimbang sepanjang 24,41 km.
Setidaknya ada empat wilayah yang akan dilewati, yaitu Kota Serang, Kabupaten Serang, Lebak, dan Pandeglang. Kebutuhan lahan untuk jalan tol tersebut mencapai 785 hektar yang melalui 50 desa dan kelurahan, 14 kecamatan dan empat kabupaten dan kota. (dna/mkj)











































