"Iya optimis dong. Proyek tersebut diharapkan secepatnya selesai. Targetnya bangunan fisik stasiun kereta api bandara dapat diselesaikan pada akhir bulan Maret 2017," ungkap Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin, kepada detikFinance, Sabtu (25/2/2017).
Awaluddin mengatakan, pengerjaan proyek stasiun kereta itu dapat mencapai target yang ditelah ditentukan sebelumnya. Sehingga, stasiun tersebut sudah siap untuk beroperasi pada bulan April mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, pembangunan stasiun kereta api ini menghabiskan biaya kurang lebih sebesar Rp 160 miliar dan sudah dibangun sejak Juni 2015. Stasiun keretan bandara ini dibangun untuk mendukung konektivitas transportasi darat di Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Nantinya, stasiun bandara bertaraf internasional seluas lebih dari 8.000 meter persegi ini dapat menampung hingga ribuan penumpang, dengan ditunjang berbagai fasilitas yang ada.
"Stasiun kereta bandara ini nanti akan memiliki kapasitas peron 2.000 penumpang dan kapasitas bangunan 1.500 penumpang, serta dilengkapi berbagai fasilitas seperti ticketing counter, public hall, tapping gate in, waiting lounge, commercial area, toilet, musholla, station headroom, konektivitas ke integrated building dan APMS station, dan sebagainya," ungkap Awaluddin. (ang/ang)











































