Follow detikFinance
Sabtu, 25 Feb 2017 15:48 WIB

Produk UKM Surabaya Masuk Transmart

Zaenal Effendi - detikFinance
Foto: Zainal Effendi/detikSurabaya Foto: Zainal Effendi/detikSurabaya
Surabaya - Keinginan Wali Kota Tri Rismaharini menjadikan warga Surabaya sebagai tuan dan nyonya sendiri mulai terwujud. Usaha Kecil Masyarakat (UKM) mulai bersaing dan masuk ke pusat perbelanjaan.

Menurut Risma, banyaknya UKM Surabaya yang mulai masuk ke pusat perbelanjaan sebuah jawaban jika produk warga tidak kalah dengan buatan pabrik.

"Selain kita bantu mencarikan tempat untuk berjualan, mereka (pemilik pusat perbelanjaan) yang meminta sendiri agar para UKM masuk dan berjualan disana," kata Risma, Sabtu (25/2/2017).

Produk UKM yang banyak diminati pusat perbelanjaan di antaranya kain batik dan produk makanan minuman. "Paling banyak yang diminta hasil dari eks lokalisasi dolly dan produk UKM lainnya," imbuhnya.

Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini juga terus memberikan motivasi dan pelatihan kepada UKM agar mampu bersaing. Risma juga mengungkapkan saat ini sudah ada sekitar 4-5 pusat perbelanjaan yang meminta produk UKM untuk berjualan di dalam.

"Kita juga berikana pelatihan jaul secara online yang aman, konsultasi dan desain kemasan serta pengurusan hak paten. Ini beberapa sudah dapat hak paten dan semua gratis," ungkap Risma.

Risma mencontohkan di Transmart Rungkut yang tidak hanya memberikakn tempat gratis bagi UKM Surabaya untuk berjualan. "Mereka juga memberikan satu rak khusus di supermarket yang semuanya merupakan produk makanan dan minuman UKM Surabaya," pungkas Risma (ze/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed